
TECHNO OKEZONE - Penggunaan kecerdasan buatan (AI) terus berkembang ke berbagai bidang. Kali ini, pengembang produk dan desain perusahaan Cambridge Consultants mengatakan bahwa ia menciptakan mesin learning AI yang dapat mengidentifikasi jenis musik yang berbeda. AI ini bahkan diklaim lebih baik dibanding manusia.
Periset menguji AI kepada seorang pianis yang memainkan berbagai musik mulai dari barque, klasik, ragtime, dan jazz. AI kemudian menilai genre musik secara real time bahkan mampu mengungguli software konvensional yang di-coding oleh manusia.
“Saya pikir sistem learning yang mendalam dapat bekerja dengan baik karena tidak memihak pada banyak materi audio,” kata Monty Barlow, direktur Machine Learning di Cambridge Consultants.
“AI ini menemukan cara terbaik untuk mendeteksi satu genre ke genre yang lain tanpa prasangka atau bias. Anehnya teknologi ini mampu memiliki kemampuan seperti manusia dibanding programmer dengan pendekatan teknik klasik,” ujarnya.
Perusahaan mengatakan bahwa algoritmanya mampu menghasilkan metode pengorganisasian dan pencarian database yang lebih canggih. Algoritma itu juga bisa menjadi kemajuan yang penting dalam industri medis.
Algoritma berpotensi digunakan untuk secara cepat mengevalusi kesehatan pasien menggunakan bentuk gelombang sensor, meskipun perusahaan belum mengetahui bagaimana hal itu akan berhasil dilakukan.
Ini bukan satu-satunya terobosan medis yang didorong oleh mesin learning. Bulan lalu, para periset di University of Nottingham di Inggris mengembangkan sebuah algoritma yang dapat memprediksi kemungkinan orang terkena serangan jantung atau stroke dengan akurasi 70%.
Ke depannya, kemungkinan semua dokter juga akan turut menggunakan algoritma untuk penanganan pasien. Demikian seperti dilansir Engadget, Senin (8/5/2017).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar